soulmating between girls

Wanita memiliki keanehan yang luar biasa yaitu kemampuan untuk bersahabat dengan sangat dekat dengan sesama wanita. Begitu dekatnya hubungan ini sehingga pada beberapa kasus, mereka menamakan sahabat wanitanya sebagai soulmate.

Aku sudah melihat banyak pasangan soulmate ini di mana-mana, dalam institusi pekerjaan, agama, dll. Mereka biasanya dipersatukan oleh kesamaan nasib, tersiksa oleh pekerjaan atau atasan, suasana yang menekan sehingga mereka menemukan kekuatan bersama soulmate-nya.

Tidak jarang juga kesamaan masalah lain yang dihadapi, misalnya dengan cowok. Apapun itu, mereka merasa memiliki kesamaan dan kedekatan yang luar biasa. Sebuah chemistry yang susah dijelaskan, tetapi bukan pacaran. Hal ini tidak bisa terjadi untuk jenis kelamin yang lain. Hal seperti ini hanya bisa dilakukan oleh wanita. Itulah keanehan wanita.

Pria tidak mungkin melakukan ini: begitu dekatnya para soulmate hingga melibatkan banyak aktivitas fisik. Memeluk, membelai, menyentuh, sudah biasa. Kadang-kadang hingga mencium dan memanggil dengan panggilan khusus. Panggilan ini bukan seperti “say” atau “cin” yang memang dengan murahnya kita obral kepada teman sebagai pelumas komunikasi. Mereka memiliki panggilan kesayangan untuk soulmate mereka, barangkali untuk menunjukkan betapa istimewa soulmate mereka itu, misalnya: “adik” atau bahkan “babe.”

Komitmen yang mereka berikan kepada soulmate juga tidak tanggung-tanggung. Mereka akan selalu memprioritaskan soulmate daripada pacar mereka. Pria-pria pasangan mereka boleh manyun apabila mereka lebih memilih menemani sahabat yang sedang curhat daripada menonton film Terminator terbaru bersama pada malam minggu. Pada kasus-kasus extreme bahkan, ketika harus memilih, mereka akan memilih soulmate-nya dibanding pacarnya, apabila soulmate ini tidak setuju/suka dengan pacar pilihannya.

Betapa indahnya persahabatan itu. Betapa dekatnya dan sangat intimnya mereka. Mereka menceritakan apa saja kepada si soulmate. Pekerjaan, karir, hubungan, keluarga, hampir segalanya. Dengan satu kata untuk menjelaskan hubungan mereka: dekat. Mereka sangat dekat.

Mereka juga tergantung secara emosional pada soulmate tersebut, bila suatu saat mereka sendirian, mereka akan merasa sangat kehilangan. Tidak jarang mereka “mati gaya” dan malas melakukan apa-apa sendiri.

Hubungan soulmating antara wanita ini kemudian membuat aku bertanya-tanya, apa bedanya mereka dengan hubungan Lesbian? Lesbian juga mirip-mirip dengan hubungan persahabatan seperti itu—dan kita sering kali bisa bersembunyi di balik persepsi masyarakat tentang persahabatan wanita itu. Sebaliknya, mereka juga mirip-mirip dengan lesbian, bukan? Kangen bila tidak bertemu, mati gaya tanpa pasangan, pasangan menjadi teman curhat, find comfort in touching, careessing, and talking to spouse, merasa pasangan adalah orang yang istimewa, lebih spesial dari teman yang lain… semua ini adalah kesamaan hubungan lesbian dengan soulmating itu.

Hubungan soulmating juga melibatkan sedikit aktivitas sexual, meski mereka mungkin akan enggan mengakui. Tetapi bagi yang menganut Freudian, sentuhan-sentuhan seperti yang mereka lakukan, sudah dapat dikategorikan sebagai kesenangan seksual.

Apalagi ditambah dengan kenyataan bahwa, tentu saja, mereka juga suka, pada sahabatnya. Jadi, hubungan ini juga melibatkan attraction.

Lalu apa yang membedakan?

Aku jadi teringat sebuah joke yang sudah lama, entah baca di mana, sudah lupa. “Bagaimana aku tahu bahwa aku lesbian?” kata seorang wanita dalam joke itu.

Untuk gampangnya si penjawab mencontohkan seorang gadis cantik yang ada di dekat mereka. “Kamu lihat wanita cantik itu. Cantik bukan? Apakah kamu merasa langsung ingin bercinta dengan wanita itu?”

Bila iya, berarti kamu lesbian.

Sesimple itu.

Simple, tapi kayaknya ada benarnya. Para soulmate itu tidak akan punya pikiran untuk bercinta dengan soulmate-nya sedekat apa pun mereka.

Oke. Coba kita lakukan test kecil. Ambil contoh… (aduh siapa ya, gak boleh sembarangan nih, takut dituntut hehehehe).

Misalkan baru berkenalan dengan seorang cewek yang sangat cantik, chic, dan seksi. What’s on your mind?

Kalau aku sih ya, aku pasti mikir “Hmmm, cakep juga ya…”

“Would it be nice to kiss her?”

“Would it be nice to take her home?”

Oh My God, berarti gue lesbian.

(How about you?)

~ oleh tomatjuice pada Juni 4, 2009.

11 Tanggapan to “soulmating between girls”

  1. Ehem!!! Asal jangan yg dijadiin contoh partner gw aja!:mrgreen:

  2. hehehe ya gak lah Jo… Tadinya gw mau masukin Manohara sebagai contoh. Mau gw pasang fotonya malah.. tapi setelah dipikir-pikir lagi, takut ah… gak boleh ngomong sembarangan lagi di online, takut dituntut hehehe…

  3. Hahahaha, itu dia sebabnya gw dah lama ga nulis di blog. Takut dituntut entar jadi pada tau deh siapa itu Jo, hahahaha.

  4. untuk jo,
    saya adalah pembaca barumu
    akhir2 ini sy merasa bahwa sy adalah seorang lesbian
    tp hanya pada satu org perempuan saja
    sy penasaran sekali dengannya
    entah kenapa…
    tapi, kalau ciri2 lesbian itu seperti yang kamu paparkan di atas, apakah sy jg termasuk lesbian?
    thx

  5. @Asti, waduh!!! Salah kamar nih, hiks. Bisa-bisa aku dirajam sama yang punya kamar, hehehe. Tulisan di atas miliknya Nuage, bu. Aku transfer pertanyaan kamu ke beliau ya, hehehe.

    @Nuage, monggo dijawab pertanyaan dari Asti hehehe

  6. hihi tomat, tip ex, nuage ding.. asik tulisannya. Gw jg sama ngeliat cewek cantik, nice, chic.. yang pertama kepikiran sih hmm ni ce cantik juga.. klo ciuman sm dia gimana ya?😛 hehehe L donk ya emang gw.

    Btw Pakbar lu, kapan jalan bareng lagi? Cimori2? Kangen gw jadi inget ekspresi lu kalo lagi bengong, hehehe, tapi ngak tahan jauhnya kalo nyamperin kalian k sana.

    em-rani(what ever🙂

  7. Hellow

    @asti, waduh! juga, mudah-mudahan sih kamu bukan lesbian ya, tetapi hanya ketertarikan pada seorang teman perempuanmu, dan itu bisa juga masih dalam taraf soul mating seperti tulisan di atas. Kalau udah punya gairah sexual.. nahhh mungkin baru bisa dikategorikan sebagai lesbian. Mudah-mudahan membantu.

    @em, hehehehe miss you too… kapan jalan lagi ya bok..:D

  8. Aku suka banget dengan tulisanmu ini.

  9. tapi setidaknya, justru karena itulah aku masih bisa bersembunyi di balik topeng soulmating itu, satu-satunya cara persembunyian L yang paring sering dilakukan, kan?

  10. haaii salam kenal…aku sejak dulu suka tuuw kalo liat ce cantik, tp br nyadar kalo aku lesbian sete;lah sekian tahun hahhahah

  11. hahahaah wah menarik tuh Arinie… salam kenal juga !
    aku pasang link blog mu ya.

    salam,

    nuage

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: