Perempuan Kerenn..

Pernah gak kamu ketemu dengan perempuan yang kerenn banget? Sue juga belum pernah hingga suatu hari ia bertemu dengan perempuan itu, di cafe yang belum pernah ia datangi, sendirian. Tanpa Joy dan Tee.

Adakalanya Sue butuh saat-saat menyendiri tanpa mereka berdua. Kadang kala berada di dekat mereka berdua membuat Sue gak bisa bernafas, bukan karena mereka bau. Malah sebaliknya mereka wangi dan menyegarkan, mengingat mereka berdua adalah eksekutif-eksekutif muda di perusahaan besar, ya pastilah mereka wangi. Yang bikin Sue gak bisa bernafas karena mereka berdua nakal. Mereka nakal dengan caranya masing-masing. Kadang-kadang Sue berpikir, apa jadinya jika ia melayani ’kenakalan’ mereka. Tapi tanpa kenakalan itu, apalah artinya menjadi perempuan penggoda… iya gak?

Mereka berdua memang perempuan-perempuan penggoda yang khusus dikirim untuk menggoda Sue, jadi Sue harus kuat mental dan tabah menghadapi mereka berdua. Ada baiknya juga Sue tidak memiliki otak yang canggih, jadi pada saat ia sadar kalau ia sedang digoda, Tee dan Joy sudah bosan dengannya dan sudah mencari sasaran lain yang bisa digoda. Biasanya kalau gak nemu, mereka berdua saling goda. Dan kalau mereka sudah saling goda, yang ada malah berantem dan marah-marahan. Soalnya gak ada yang mau ngalah, dua-duanya merasa penting untuk menjadi penggoda super. Walah..!

Untungnya hari ini Sue bisa terbebas dari mereka. Tee sedang meeting dengan direktur sebuah perusahaan media ternama, mulai sore tadi. Sementara Joy juga lagi ketemuan dengan para aktivis pembela perempuan di sebuah lembaga kajian perempuan. Tinggallah Sue yang sehari-hari kadang jadi penulis lepas, kadang gak jadi apa-apa, menjalani hari ini dengan mendatangi cafe yang sudah lama ia ingin datangi. Sebuah cafe kecil untuk minum kopi, di sudut selatan kota Jakarta. Ia berencana untuk mengamati orang-orang di cafe tersebut. Dan betapa senangnya berjumpa dengan perempuan yang kerenn ini.

Perempuan itu duduk sendirian di pojok belakang cafe dengan laptop putihnya. Tampaknya ia tidak menunggu siapapun. Penampilannya sebenarnya biasa saja, tapi entah aura apa yang memancar dari dirinya yang membuat Sue mau tidak mau memperhatikannya. Wajahnya memancarkan keteduhan dan tubuhnya seperti menyatu dengan sekitarnya. Ada rasa nyaman dengan dirinya sendiri. Rambutnya pendek, serasi dengan wajahnya yang manis. Kakinya panjang dan indah. Hmm.. menarik sekali perempuan ini. Sungguh pemandangan yang tiada tara.

Apakah ia L? Pastinya dia L. Apakah ia sudah punya pacar? Mungkin sudah, mengingat ia perempuan yang menarik. Berapakah umurnya? Sekitar usia matang dan mapanlah. Sue menebak-nebak sendiri dalam hati. Seandainya ia punya keberanian seperti Joy, pastilah perempuan itu sudah ia senyumi. Atau ia memiliki pandangan yang setajam Tee, pastinya ia bisa membuat perempuan itu menoleh padanya. Masalahnya ia tidak memiliki semua itu.. Jadi Sue hanya bisa melihat, sambil pura-pura tidak melihat.. kok malah ribet jadinya.

Pandangan Sue beralih ke betis perempuan itu. Waduhh… kalau ada Joy, pasti sudah banyak omongan yang akan keluar dari mulutnya mengenai perempuan yang menarik ini, ditambah betisnya yang indah dan tubuhnya yang semampai. Aduhhh…

Perempuan ini kerenn, pikir Sue. Ia pasti tipe yang asyik di ranjang dan bisa membangkitkan gairah. Nah lo.. kok pikirannya nyasar gitu. Tapi siapa sih yang tidak tergoda dengannya. Caranya mengangkat gelas, gerakan kepalanya, geliat tubuhnya, tatapan matanya, waduhh.. bikin hati gak keruan.

Sue mengamati perempuan itu kembali, laptop yang sudah dibukanya dari tadi belum juga ia gunakan. Tapi bukan Sue kalau ia tidak bisa narsis. Bahkan saat sendirianpun, ia bisa narsis.

Jadi siapakah perempuan yang kerenn itu?.. yah siapa lagi kalau bukan Sue yang sedang menggambarkan dirinya sendiri saat sedang sendirian di sebuah cafe.

Makanya jangan serius-serius baca tulisan ini. Udah tahu Sue jahil..

Sudah kerja lagi gih…

~ oleh tomatjuice pada Mei 5, 2009.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: