Inisial

Sue paling senang ngolah kata dan bikin singkatan. Kalau sudah dikasih buku teka-teki silang yang isinya bikin singkatan doang, wuih doyan banget. Biasanya kalau lagi gak ada kerjaan (kebanyakan hari-hari dia memang gak ada kerjaan), dia bisa mengisi 4 buku teka teki silang habis tak tersisa. Entah hobi atau memang kebutuhan batin.

Setahu kedua sahabatnya, memang ada yang aneh di otak Sue itu. Kalau orang hanya punya otak kiri dan otak kanan. Sue punya otak ke-tiga, namanya otak teki, seperti otak ikan teri, tapi lebih kecil lagi. Jangan-jangan dia malah gak punya otak kiri dan otak kanan.

Dengan otak teki ini Sue bikin inisial yang keren, menurutnya. Inisial ini mau dia bagi-bagi kan untuk anggota 3P yang lain.

”Jadi apa yang mau elu bagi tuk kita-kita Sue?” Joy mulai pembicaraan.

”Sebenarnya bukan bagi-bagi, tapi gue mau kasih tahu kalo sekarang kita masing-masing sudah punya inisial tuk nama-nama kita, secara kita anggota 3P gitu.”

”Maksud elu?” Tee mengernyit, gak ngerti omongan Sue. Orang kalau otaknya sudah kepintaran memang susah menangkap pembicaraan, padahal yang diomongin sederhana banget.

”Secara kita sudah punya perkumpulan, kita harus punya inisial untuk menandai identitas kita.”

”hmm.. terus?” Joy memang lebih cepat menangkap apa yang dimaksudkan oleh Sue. Mungkin otaknya terbatas juga.

”Jadi gue bikin inisial tuk kita bertiga. Inisial gue MMS, singkatan dari manis menarik sexy. Secara gue, yang gue asyik gitu deh. Ya seperti Cameron Diaz di Charlie Angel.. manis menarik sexy,” tambah Sue pede abis.

Heran juga ya kenapa kedua sahabat Sue gak ada yang muntah. Mungkin sudah muntah dari dulu-dulu ya.

“Bukan manis menarik seksi, tapi manis menarik sinting. Lahiriah sih manis dan menarik, tapi batiniah sinting, nah itu lebih cocok tuk elu, Sue,” kata Tee gak ada ampun.

“Hei… Jangan begitu dong, padahal gue kan sudah berbaik hati bikinin elu inisial juga. SMS. S yang terakhir itu sama dengan gue. Sexy. Tapi kalau elu mau sinting, gpp juga, biar gue ada temennya.”

”SM yang depan singkatan dari apa, Sue?” tanya Joy penasaran dengan inisial Tee.

”Smart, Menawan… bagus kan? Gue baik kan? Smart menawan seksi.”

Tee diam tidak bersuara, mungkin sekarang lagi ge-er dibilang smart dan menawan.

Terus untuk gue, apa Sue? Tanya Joy penasaran.

”Elu, PMS.”

Hah? PMS? Ih gak keren ah.. emoh! Itu namanya ngeledek tauk!”

”Ye. Gak ngeledek lagi. Abis gak ada yang mirip-mirip MMS dan SMS lagi, kecuali PMS. Kan kita harus selalu mendekati secara kita 3P, dan secara kita semua Sexy dan supaya gampang diingat. Tadinya gue kepikiran mau kasih elu inisial blue tooth atau infra red, seperti istilah HP juga. Tapi cari sambungannya panjang, Joy! Elu gak kasihan ma gue?”

”Artinya PMS apa, Sue?” Tee menengahi.

”Itu singkatan dari pintar mempesona seksi. Keren kan?”

”iya keren, Joy. Elu banget,” tambah Tee.

”Emoh!!”

Dari kemarin emang Joy selalu emoh melulu. Di kasih nama baru emoh, dikasih inisial emoh. Cape ah. Besok-besok biar dia mikir sendiri. Emang gak cape cariin nama dan inisial.

Inisial seringkali kita gunakan dalam kehidupan kita, terutama sekali di dunia maya yang terkadang penuh dengan trik-trik yang kalau kita tidak hati-hati bisa kejeblos sendiri. Apalagi jika sudah berhubungan dengan orientasi ke-L-an kita. Jarang sekali, bahkan mungkin hampir tidak ada yang menggunakan nama aslinya bila berkaitan dengan identitas kita yang itu. Dan itu wajar-wajar saja, malah baik. Itu menjaga kita dari hal-hal yang tidak kita inginkan.

Tidak ada aturan main dalam membuat inisial. Kita bebas memakai nama apapun yang kita inginkan, dan tidak ada larangan untuk itu. Pilihlah inisial apapun yang disukai, atau paling tidak memberikan arti yang berguna untuk kita. Inisial apapun, sepanjang itu membuat kita senang dan nyaman, sah-sah saja. Seperti Sue dengan inisial-inisialnya.

Tapi, besok-besok kalau ketemu orang yang ganjil seperti Sue, sabar ya. Pasti itu karena otak teki-nya.

~ oleh tomatjuice pada April 22, 2009.

2 Tanggapan to “Inisial”

  1. selain MMS dan SMS kan ada EMS.

  2. o iya ya. Thanks ya, Grace. Kasihan si Sue sudah otaknya terbatas, gaptek pula🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: