Bicara Profesi

Apa profesi yang paling banyak L – nya? Sebuah percakapan iseng yang muncul di sore hari saat mereka bertiga -Sue, Tee, dan Joy– bertemu di kedai kopi langganan.

”Profesi yang paling banyak L- nya, profesi yang berhubungan dengan fashion, artis juga banyak. Peragawati, fashion designer, itu banyak L-nya,” terdengar Tee menyampaikan pendapatnya sambil mengetik. Ia memang tidak pernah lepas dari laptop.

”Kalau menurut gue, profesi seniman. Segala macam profesi yang berhubungan dengan seni, pasti banyak yang L. Ya pelukis, penari, perancang busana, desainer, pemain film,” Joy menyahut.

”Profesi paling banyak L-nya, menurut gw gak ada. Rata-rata L-nya satu, penulis, konsultan, tukang listrik, psikolog, ginekolog, hidrolog, sosiolog, analis, model, itu semua L-nya satu. Tapi teller, L-nya dua, mungkin profesi itu L banget,” tiba-tiba Sue menyahut ringan sambil nyeruput kopinya.

Tee menatap tajam ke Sue.

”Serius dong Sue,..!” sahut Joy sambil tertawa.

“Iya, gw rasa kuli juga ada L-nya. Mungkin dia L yang butch,” tambah Sue lagi tanpa rasa bersalah.

”Tolol juga profesi yang ada L-nya, itu profesi L banget, soalnya L-nya dua dan itu profesi elu Sue,” Tee berkata sambil tersenyum menang..

”Hahaha… memang tolol profesi ya?” Sue menjawab kalem.

”Sebenarnya kita lagi ngebahas apa seh?” Sue berkata dengan tampang serius. ”Profesi yang banyak L-nya gak tahulah. Harus bikin penelitian dulu, paling tidak survei kecil-kecilan”.

Tapi kalau mau opini, rasa-rasanya profesi-profesi yang mengutamakan kemampuan berpikir keras cenderung ada banyak L. Orang-orang L itu rata-rata suka mikir, karena suka mikir yang berat-berat jadi mempertanyakan segalanya, terus jadi L karena mempertanyakan dirinya sendiri. Begitu kali. Dan profesi penulis disinyalir dipenuhi oleh orang-orang dengan kecenderungan homoseksual. Wah….

Sue, Tee, dan Joy sudah berhenti membicarakan profesi L. Mereka sedang asyik dengan kerjaan dan pikiran masing-masing dan profesi mereka sebagai penulis.

Mungkin juga ya…

~ oleh tomatjuice pada Maret 31, 2009.

5 Tanggapan to “Bicara Profesi”

  1. Tulisan ringan yang ‘berisi’… nice writing…

    salam kenal,
    -Wil-

  2. Kalo tidur mulu, makan mulu, and nge-seks mulu…..profesi L juga kan….muLu….:D

    Ratri M.

  3. Untung aku bukan penulis:mrgreen:

  4. Jo kamu bukan penulis, cuma berbakat nulis dan berbakat L…🙂
    Blog kamu.. cool..

  5. Many thanks, Wil. Salam kenal juga..🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: