Kekosongan

aku tahu kamu merindukannya
lebih dari racun yang mengotori darahmu
aku tahu kamu menginginkannya
kembali; meski kamu terbiasa sendiri

Di mana-mana baunya menyisa
Ke mana kau bisa lari dari udara yang
penuh dengannya; kenangan-kenangan;
kembalilah sayang, tak mampu kau katakan

Hujan terakhir telah berpamitan
kemarin; semusim pun telah berlalu
sejak terakhir kau lihat punggung
kecil itu mengecil, dan lenyap.

Kini tinggallah lembaran-lembaran kosong
sesuatu—yang entah apa—harus diisi
Aku malas memulai hubungan baru, katamu
Beberapa tahun, sempat kamu lupa betapa
nyaman punya seseorang

Kulihat kamu meredup; Penantian telah
menjelma jasad renik yang memakan jiwa
mudamu;

Entah kapan kamu pun memutuskan—di antara
tubuh-tubuh berkelabatan—untuk menanti.
Kamu pelajari kebahagiaan itu
Suka cita menanti kabar dari seorang
sahabat yang tinggal di desa terpencil

Kamu pun telah temukan; apa yang
membuatmu tegak berdiri melawan bumi
Kamu telah dapatkan; apa yang
masih dicari banyak orang
sesuatu untuk mengisi kekosongan

(nuage)

~ oleh tomatjuice pada Maret 14, 2009.

4 Tanggapan to “Kekosongan”

  1. blognya boleh saya link yaa

  2. Hai Luna,
    Tentu saja. Silakan dilink. BTW barusan mau buka blogmu dengan cara klik namamu kok gak bisa ya?

    thanks
    nuage

  3. aku link juga yah blogmu. thx dan salam kenal😉

  4. openluna.blogspot.com

    -luna-

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: