Serial Chasmere Mafia

Bagi yang suka nonton film drama plus komedi ala Sex in The City, maka serial  film yang ditayangkan ABC ini bisa jadi akan menarik perhatian. Orang boleh saja bilang film ini tidak kreatif, pengekor Sex in The City, dan barangkali itu juga yang menyebabkan film ini ratingnya rendah di Amerika. Usianya pun jadi pendek hanya  6 Januari sampai 20 Februari 2008, dan tak lagi diproduksi. Namun yang menarik, bila film Sex in The City dalam salah satu episode serialnya menunjukkan sang tokoh utama tidak terlalu nyaman dengan teman-teman lesbiannya, maka di film ini justru salah satu tokohnya jatuh cinta pada perempuan lain.

Tokoh yang digambarkan sebagai perempuan biseksual ini adalah  Bonnie Somerville yang berperan sebagai Caitlin Dowd,  salah seorang Senior Marketing Vice Presiden pada perusahan Lily Parrish Cosmetics. Sementara 3 tokoh lainnya yang menjadi pemeran utama adalah Lucy Liu (yang makin meroket namanya usai berperan sebagai salah satu angel dalam layar lebar Charlie Angles) di film ini sebagai Mia Mason, seorang penerbit pada Barnstead Media Group. Kemudian ada Frances O’Connor yang melakonkan karakter Zoe Burden, Former Managing Director pada Mergers and Acquisitions di Gorham Sutter. Dan satu lagi adalah Miranda Otto yang didapuk sebagai Juliet Draper, COO pada  Stanton Hall Hotels and Resorts.

 

Ceritanya bisa diduga, tentang empat perempuan penuh ambisi yang bersahabat sejak lama, semenjak mereka sama-sama di sekolah bisnis. Mereka ini pun berusaha menyeimbangkan kehidupan glamour mereka dengan urusan ribetnya karir dan juga persoalan kehidupan pribadi masing-masing yang sangat kompleks. Sehingga mereka pun seolah menciptakan “klub” tersendiri yang oleh rival-rival mereka dijuluki dengan The Cashmere Mafia. Di sinilah mereka saling melindungi satu sama lain, mendiskusikan kehidupan personal mereka yang naik turun di bising dan padatnya kota  New York.

 

Maka meski film ini  tidak lagi beredar, namun ABC secara resmi sudah merilisnya dalam bentuk DVD. Soal si Caitlin yang menunjukkan ketertarikan pada perempuan lain sempat tersirat pada episode 1. Sementara pada episode berikutnya makin terlihat jelas, termasuk ketika adegan Caitlin yang mengejutkan para sahabatnya dengan pengakuan dirinya yang jatuh cinta pada Alicia (salah seorang perwakilan agency). Adegan lucu dan kikuk pun tak terhindarkan ketika mereka berdua melakukan kencan pertama mereka.  

 

Isu biseksualitas memang cukup terasa kuat pada serial ini dengan tokoh Caitlin  dan Alicia yang mengalami pasang surut dalam hubungan mereka. Termasuk ketika dalam episode lainnya yang menggambarkan Alicia ternyata hamil, sebuah kehamilan yang direncanakan oleh Alicia dengan mantan pasangan sebelumnya (yang juga perempuan). Sayangnya  film ini tak berlanjut serialnya, sehingga bagaimana perjalanan cinta Alicia tak bisa kita ketahui. Tapi kalau Anda termasuk dalam kategori penonton optimis dan kreatif, maka ketidak berlanjutan serial ini bisa menjadi sebuah keuntungan. Untungnya film ini tak dilanjutkan, sehingga Anda bisa berimaji penuh melanjutkan kisah Caitlin dalam benak masing-masing J.

 

 

Ratri M.

 

 

~ oleh tomatjuice pada Oktober 20, 2008.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: