Stamina Fit = Ranjang Oke

Ini adalah sebuah hal biasa tapi sering luput dari perhatian kita.Yakni soal stamina yang fit berkaitan erat dengan kemampuan bercinta yang oke juga. Kelihatannya sangat klise, nyatanya banyak yang tidak paham. Seorang sahabat tersenyum dikulum ketika mendengar pengakuan diri ini yang sering kalah set, bahkan KO di ranjang ketika permainan cinta belum lagi masuk babak ronde ke empat. Yah beginilah akibatnya kalau diri ini malas berolahraga. Sehingga pasangan, meski usianya lebih dari 10 tahun di atas diri ini, namun hobi olah raganya membantunya untuk sangat ruarrrrrr biasaaaaaaa😀

 

Bayangkan saja, sebagai perempuan dengan kemampuan multiple orgasme, pastilah merasa bahagia dan mencapai puncak segala puncak ketika babak percintaan tidak ditempuh hanya 1 babak. Ronde ke dua mulailah tenaga coba dikumpulkan lagi, seolah pelari sprinter yang hendak memenangkan 100 meter.  Berikutnya masuk ke bagian tiga, persiapan bak seorang perenang gaya bebas hendak dimulai, tapi nyatanya mulai ngos-ngosan ketika bersanding dengan kekasih yang memang benar-benar hobi renang, joging, sepeda, dan juga yoga. Maka harapan akan indahnya episode empat pun tampak mulai sirna, yang ada upaya mengumpulkan sisa-sisa tenaga.Ohhh.

 

Jadi teringat kisah seorang teman lama, penampilannya super maskulin, dan selalu membanggakan kehebatan ranjangnya. Hingga suatu ketika, sang pasangan yang super feminin membocorkan keok-nya sang kekasih super macho tadi di ranjang mereka yang hangat. Mau tak mau teman lama inipun mengakui, ”baru kali ini saya merasa loyo, kenapa ya?”. Pun jawaban gampang diduga, dia tidak hobi olah raga sama sekali. Paling banter yang disebutnya olah raga adalah bermain catur. ”Yang penting kan ahli memainkan jemari” ujarnya penuh percaya diri.Yahhh.

 

Yang lain pun ikut nimbrung dalam perbincangan seru seputar ranjang ini. ”yang penting minum jamu, biar tak lemes”. Halah…apanya pula yang mau di”tegangkan”, benar-benar diri ini seringkali tak habis pikir dengan ide konyol nan seru semacam ini, yang kemudian dijadikan perbincangan penuh canda. Lalu teman lainnya bertutur dengan serunya atas cara dan posisi paling pas dan huenak saat bercinta. Namun ujung-ujungnya dia pun berkomentar, “Tapi iya sih, soal stamina fisik memang penting saat bercinta, kita tidak bisa lagi mengandalkan soal usia muda dan berbagai ketrampilan bercinta lainnya”. Aaahhhh.

 

 

Ratri M.

~ oleh tomatjuice pada Oktober 10, 2008.

4 Tanggapan to “Stamina Fit = Ranjang Oke”

  1. saya paling banter cuma olahraga jalan kaki.

    nanti klo udh ada partner baru coba olahraga yg laen.hihihih

  2. Bener banget tuh,
    dalam bercinta selain ketrampilan stamina juga harus menunjang.

    Salam kenal

    anggra

  3. Hehehehe Can, justru sekarang mumpung belum sibuk pdkt dengan “patner” baru, mending olahraga lebih “berat” deh:)). Dari pada ntar belum apa-apa KO lho kekekke

  4. Anggra, salam kenal juga ya…..nah ini nih Anggra dah “penuh” pengalaman rupanya….share di sini juga dunk cerita….:)) ga perlu detil kok, tapi paling tidak bisa buat sahabat saya, si Candra, mau olahraga:)) hehehehe.

    Once again Anggra thank’s dah mampir, dan kami tunggu lho tulisan-tulisan kamu.

    warm wishes

    Ratri

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: