Slurrrp

Uhm, bunyi slurrrp memang bisa berkonotasi beragam, mulai dari menyeruput semangkuk sup yang hangat, menikmati segelas jus yang menyegarkan, sampai ke konotasi dengan adegan yang lebih hot. Yakni menyesap bubur dari mangkuknya yang panas dan masih mengepul. Tapi mau adegan lebih heboh lagi juga bisa, yang berkategori 17 tahun ke atas deh. Sila dibayangkan sendiri ya.

 

Soal tingkah yang menggunakan gerakan menelan ludah, seorang teman yang membahasakan dengan bunyi ”slurrrp” tadi. Terlebih bila sedang berjalan-jalan ataupun sibuk melihat pemandangan yang indah-indah dari balik meja kafe. Pastilah sambil menahan cekikikan, suara seolah ber”slurrrp” tersebut diperdengarkan. Yang repot kalau pilihan yang indah-indah tadi tidak hanya berjenis kelamin perempuan, tetapi juga para pria macho berotot. ”Walah….banyak sekali maunya” celetuk teman yang lain.

 

Itulah yang terjadi bila teman ini adalah perempuan biseksual, tertarik dengan laki-laki sekaligus dengan perempuan. Tidak akan timbul masalah kalau dia menjalani hubungan hanya dengan 1 orang dalam waktu bersamaan. Kalau dua sekaligus? Bisa dipastikan dia akan bermain kucing-kucingan.

 

”Tapi ada juga yang suami or pacar cowoknya mau nerima dia dengan perempuan lain” teman lain berkomentar. Dan betul, ini juga banyak terjadi, tapi biasanya karena persoalan seksualitas. Artinya, tidak bisa dipungkiri secara umum kaum laki-laki (hetero) sangat tergoda dan terstimuli dengan bayangan dua orang perempuan sedang bercinta. Lalu, seperti sudah diduga seperti dalam banyak film, sang pria ini akan masuk dalam adegan tersebut. Yah semacam three some lah. Kalau sudah begini kan urusannya jadi benar-benar seks, penerimaan bertiga, berempat, berlima, dan ber ber-seterusnya kan bukan soal hati or karena perasaan.

 

Kalau sudah terlanjur? Sudah terlanjur mendua? Balik dalam bentuk pernikahan or pacaran? Yah kalau dalam bentuk pernikahan emang nasi sudah jadi bubur. Repot untuk dikomentari. Tapi kalau masih pacaran, please deh, segera ambil sikap. Mau ama cewek or mau ama cowok! ”Satu aja, jangan maruk” imbuh sahabat lainnya. Yang lain pun bersiasat, ”Iya kok cuma 1. 1 cewek, 1 cowok” , teteup keukeuh lho.

 

 

By Ratri M.

 

~ oleh tomatjuice pada Juli 7, 2008.

Satu Tanggapan to “Slurrrp”

  1. Jadi inget, disatu masa kala itu…pacar sedang menerima telepon dari teman baiknya, lelaki. Ketika si teman ini tahu, pacar sedang ditempat tidur (sengaja aku ga pilih kata ‘ranjang’ karena terlalu hot di sore ini), dengan cengengesan dia bilang, “eh, kamu ciuman donk sama yayangmu, aku pengen denger.”. di waktu yang lain, ketika dia telpon, dia bertanya, “lagi ngapain? lagi ML ya? ayo donk ML, aku pengen denger”. Pacar cuma ketawa ngakak dan bilang bahwa kami baru saja kelar bercinta. Kenapa ya, sebagian lelaki hetero penasaran dan kadang malah terangsang (menurutku sih merasa terangsang, karena rangsangan itu lebih bersifat konstruksi diri, karena kita manusia bukan binatang) bahkan hanya dengana membayangkan percintaan sepasang lesbian? Sementara temen perempuan hetero, engga ada tuh yang merasa terangsang ngeliat, apalagi hanya ngebayangin percintaan sepasang gay (lelaki). Ku kira mungkin karena ia adalah laki-laki hetero, yang senantiasa merasa terancam dengan keberadaan lesbian, atau karena ia adalah jenis laki-laki hetero yang merasa bak pahlawan kesorean, merasa wajib menyelamatkan dua perempuan yang saling mencintai tersebut dengan cara menginterupsi, mengintervensi dan bahkan membelah penyatuan hasrat dan cinta kasih, lewat tindakan seksual, biasanya penetrasi seksual kepada ke dua perempuan tsb. Ke dua jenis lelaki hetero ini banyak disekitar kita, walaupun intensitas tindakannya bisa berbeda. Ada yang merasa terganggung ke-macho-annya, kadang wajib merasa menjadi juru selamat (dahsyat banget!), tapi kadang ya sekedar menutupi keserakahan diri yang ga cukup having sex dengan seorang saja.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: