Her Sweet Juices

Jus memang menyegarkan dan menyehatkan, terlebih bila berasal dari buah segar. Maklum sekarang banyak penawaran jus dari produk kaleng alias sudah berbahan pengawet. Jadi ketika membeli jus di cafe-cafe dengan label sehat sekaligus nikmat butuh trik sendiri. Yang pasti harus ditanyakan langsung apakah berasal dari buah segar atau dari kemasan? Ketika jawabannya berasal dari buah segar alami, dipastikan kita bisa tersenyum lega. Padahal kalau dipikir-pikir, masih bisa saja yang akan kita nikmati itu belum tentu 100% sehat. Bayangkan saja, kalau ternyata dalam prosesnya dipakai pemanis buatan or ditambahkan pewarna.

Wah ribet kalau kita terlalu memikirkan yang harus serba sehat dan sempurna saat mau menikmati segelas jus. Sama ribetnya ketika kita hendak bercinta tapi sibuk memikirkan higienis tidaknya area yang bernama vagina. Seorang teman mengaku samasekali tidak pernah melakukan oral seks dengan pasangannya. Alasannya, ia merasa bagian vaginanya dan juga vagina sang pasangan adalah daerah yang kotor, tidak higienis. Padahal dokter menyatakan bahwa lebih banyak kuman berada di mulut dan bibir kita dibandingkan yang ada di vagina. Masuk akal pernyataan itu, mengingat vagina kita terlindungi oleh celana dalam, sementara mulut atas kita sangat bebas merdeka.

Selama kebersihan dan kelembaban daerah vagina terjaga, maka tidak ada yang perlu dicemaskan. Apalagi bila secara rutin sudah memeriksakan diri dengan pap smear, check kesehatan mulut rahim. Pastilah segala jenis kuman yang dikuatirkan menganggu wilayah miss V ini akan menjauh dengan sendirinya. Para lesbian pun bisa merayakan kebebasannya untuk bercinta dengan beragam cara dan gaya.

Tapi pilihan gaya bercinta memang urusan masing-masing orang. Hanya saja menikmati percintaan dengan segala adegan indahnya dan kenikmatan segala rasa yang ada, sungguh sayang jika dilewatkan. Bayangkan saja, awalnya pastilah dengan foreplay yang penuh kelembutan dan sensasi kulit bertemu kulit, skin to skin. Lalu makin meningkat seiring dengan aliran tetes keringat yang perlahan turun. Makin seru lagi ketika bagian bawah masing-masing mulai terasa basah. Artinya proses pembuatan jus yang segar sudah berlangsung alami. Jika sudah demikian, semua rasa ingin saling dibagi dan dipertukarkan, sulit untuk dibendung lagi. Kenikmatan pun bisa saling dirasakan satu sama lain, sejalan dengan segala olah rasa dan jiwa yang sedang berpadu.Oh…her sweet juices….

 


By Ratri M.

~ oleh tomatjuice pada Juni 25, 2008.

4 Tanggapan to “Her Sweet Juices”

  1. sore sore gini lebih nikmat dengan secangkir kopi pahit..sebab kalau manis namanya kolak..manis pahitnya kopi ku toh kadang menjadi bahan eyel eyel an dengan teman perempuan atau pasangan.Jawabanku selalu sama, “yang namanya kopi ya hakekatnya pahit..disitulah letak kenikmatannya, selain aromanya yang…ehmm…mampu menyegarkan letihku. Kopi juga sangat nikmat menemani malam. Buatku kopi pantang kuminum bangun pagi, karena bikin perut mules, perih..mungkin juga kembung..sedangkan juice buah (tertentu aja: jambu,mangga, apel, jeruk), nikmatnya dipagi hari dan siang. Untuk bercinta, siang, sore, pagi, subuh subuh, tengah malam, sepanjang malam dan siang pun tetap nikmat…hanya menjadi ga nikmat ketika membicarakan tentang bercinta ditengah pekerjaan ku dikantor…maka kupilih memandangi tomat tomat seger seger buanget di tampilan blog ini…meskipun aku ga seneng tomat..tapi warna dan kemolekannya sangat menggiurkan..

  2. 😉 Mamik, so nice kamu mau berkunjung ke sini. So penawaranku masih berlaku lho;) soal itu tuh…..yang dibarter dengan segelas jus…jus apa aja, terserah apa maumu:D. Aku akan tunggu selalu jawabmu…cie……:))

    mmmuuuachhh

  3. hehehehe… kalau bicarakan masalah ‘itu’ cuma hanya satu kata ehm..
    kalau yang ‘impoten’ tidak bisa mengungkapkan juices nya gimana ya?🙂

  4. wow….si Rua…:D but yang namanya juice cinta kan ga cuma berasal dari satu titik:D……tetesan keringat or air mata juga bisa jadi jus cinta kan;) met mem’blender’ cinta deh:D

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: