ONS

”Berapa kali ONS?” sebuah pertanyaan simpel tapi agak sulit dijawab. ONS di sini tentu bukan tandingannya kilogram atau tetangganya pound, tapi singkatan dari One Nite Stand. Paling seru kalau ngobrolin soal yang satu ini dengan teman-teman lesbian. Maklum sebagai perempuan, sebagian besar sudah kadung terbiasa dengan dogma bahwa perempuan ”baik-baik” pastilah tidak mengenal konsep bercinta tanpa ikatan.

Jadi bila ada yang mengadopsi kebiasaan ONS pastilah akan jadi bahan gosip paling seru.

Padahal tidak ada yang salah dengan ONS jika dilakukan para jomblo dan dijalani dengan cara sehat tentunya.

Memang bisa ONS dengan sehat? Bisa kalau dilakukan dengan penuh perhitungan. Artinya kedua belah harus memiliki kesepakatan sama. Sama-sama saling mengenal cukup lama (menghindari para psikopath yang berkelana), sama-sama lajang, sama-sama hanya untuk ONS, sama-sama saling suka, dan sederetan sama-sama yang lainnya. Kalau semua prosedur itu tidak dijalani, maka yang terjadi usai ONS adalah; salah satu pihak mengklaim mereka adalah pasangan, kemudian yang satu sibuk menghindar dan satunya sibuk mengejar-ngejar. Lebih parah lagi kalau salah satunya ternyata tidak lajang, maka terjadilah perang bubat yang tak berkesudahan. Yang lebih mengerikan terjadi juga bisa terjadi yakni ONS dengan orang yang tidak kita kenal dengan baik, maka peristiwa pemerasan, dibuntuti psikopath, tertulari penyakit seksual, dan sederetan persoalan menunggu di depan mata.

”Tapi rata-rata lesbian posesif, jadi sulit itu ONS” sergah seorang teman, yang jelas-jelas gagal pada tahap percobaan ONS-nya. Lalu yang lebih berhasil bilang, ”paling tidak sih bukan benar-benar semalam, tapi dua malam, or tiga malam dalam waktu yang berjarak”. Uhm, semacam teman tapi mesra, TTM. Yang paling sok jago berujar ”cari yang sudah dikenal sebagai playgirl, pasti tidak mau terikat, dan tidak akan ada segala tuntutan”. Banyak saran menuju ONS. Meski diri ini bukan penganjur dan pengikut ONS, tapi tidak bermasalah dengan teman-teman yang menjalani ONS dengan sehat dan bertanggungjawab. Don’t worry about what other people think😉

By Ratri M.

~ oleh tomatjuice pada Juni 24, 2008.

2 Tanggapan to “ONS”

  1. Sama-sama saling mengenal cukup lama –>how come??
    i mean, it’s ONE NIGHT STAND..
    and the main idea is u meeting some girl in a bar or anything, you two have a fling, u took her home (or not), then u two fuck each other, IN THE EXACT SAME NIGHT…
    the next morning u might wake up with a total stranger, whose name u might not even remember..
    then u get up n continue living your daily life..
    isn’t that’s the whole idea of ONS ?!?
    or is it just me..
    nice topic btw…

  2. U r 100% right:D, the basic idea of ONS is when we meet the totaly stranger. But it’s too risk if we do that;) so what I share in this topic are as such as ‘improvement’ of ONS :)). Thank’s alot for ur comment;)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: